Perbatasan

Lebaran, Petugas di PLBN Entikong Tetap Pelayanan Seperti Biasa

ENTIKONG, TimeBorneo.com - Imigrasi, Custom dan Quarantine (ICQ) di Pos Lintas Batas Negara PLBN Entikong tetap bertugas seperti biasanya kendati disaat perayaan Idul Fitri.

“Pelayanan tetap berjalan seperti biasa, meskipun dalam suasana lebaran. Selama pademi Covid19, pelayanan di PLBN sifatnya terbatas hanya diberikan kepada WNI maupun PMI yang pulang dari Malaysia,” ungkap Fredi, Kepala Unit Tempat Pemeriksaan Imigrasi Kelas II Entikong, Jumat (14/5/2021).

Di jelaskan Fredi,  sejak ada larangan mudik mulai tanggal 6 higga 17 maret mendatang intensitas kepulangan WNI dan PMI dari Malaysia menurun drastis.

Bahkan dihari pertama idul fitri kemarin hanya dua orang pelintas yang tiba di PLBN Entikong.

“Protokol kesehatan tetap diberlakukan kepada WNI yang tiba dari luar negeri, mulai dari pemeriksaan suhu tubuh, rapid anti gen dan swab kemudian dilanjutkan karantina di Terminal Barang Internasioal Entikong selama 5 hari kedepan,” jelas Fredi.

Disampaikan Fredi,selama lebaran pelayanan di PLBN dilakukan secara bergantian. Yang merayakan Idul Fitri digantikan sementara,begitu juga sebaliknya saat perayaan Natal kedepan.

sementara itu, Kapolsek Entikong,AKP.Oloan Sihombing mengatakan aktivitas masyarakat perbatasan selama pademi Covid19 terbilang sepi ditambah dengan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro.

“Sepi perlintasan di PLBN Entikong, petugas tetap siaga untuk memantau keamanan di PLBN baik di jalur resmi maupun tidak resmi untuk mencegah aktivitas illegal,” ungkap Kapolsek Entikong, AKP.Oloan Sihombing.

Dia mengakui, perbatasan rawan terhadap penyebaran Covid19 dimana saat ini kasus Covid19 di Malaysia cukup tinggi bahkan negara jiran tersebut telah memberlakukan lockdown secara nasional sejak tanggal 10 mei hingga  7 juni mendatang.

Cegah penyebaran Covid19 ditengah masyarakat selama lebaran, satgas penanganan Covid19 kecamatan lakukan rapid antigen bagi warga yang melanggar protokol kesehatan, jika hasilnya positif langsung dikarantina secara mandiri di tempat yang telah disediakan kecamatan, pungkasnya.

Komentar

Loading...