Viral

Oknum Satpol PP di Kota Singkawang Tendang Kursi Cafe

SINGKAWANG, TimeBorneo.com - Sebuah video yang berdurasi 30 detik, salah satu oknum Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Singkawang yang memarahi karyawan cafe, lalu menendang kursi cafe di Kota Singkawang, Kalimantan Barat menjadi viral dan berbuntut panjang, pada Rabu (19/05/2021).

Setelah Viralnya aksi oknum Satpol PP tersebut, selaku Walikota Singkawang Tjhai Chui Mie, langsung bertindak tegas dan berjanji akan memberi Sanksi kepada petugas Satpol PP tersebut.

"Oknum Satpol PP yang melakukan tindakan tersebut memang perbuatan yang tidak terpuji, itu akan saya ambil tindakan dan berikan sanksi sesuai peraturan yang berlaku pada lingkup pemerintahan Kota Singkawang," ujar Tjhai Chui Mie, Rabu (19/5/2021).

Chui Mie memahami, menyadari bahwa terdapat ketidaksesuaian didalam pelaksanaan tugas fungsi yang dilakukan oleh oknum ASN tersebut di dalam mendisiplinkan masyarakat serta pemilik tempat usaha terkait penerapan prokes Covid-19.

"Kami beserta semua unsur yang terlibat yang tergabung di dalam Satgas Covid-19 Kota Singkawang sampai tingkat satgas kecamatan dan kelurahan serta posko-posko PPKM mikro tidak pernah membeda-bedakan atau memberikan perlakuan yang berbeda. Semuanya kami tertibkan baik pengunjung maupun pemilik usaha, termasuk juga pada lokasi objek wisata," katanya.

Wali Kota mengatakan, bahwa dirinya selalu berusaha untuk menjaga dan menertibkan Protokol Kesehatan (Prokes) Covid-19 bagi masyarakat Kota Singkawang dengan tetap berusaha mengedepankan agar sektor perekonomian bisa berjalan dengan lancar.

"Dan tentu saja, hal tersebut butuh kerjasama semua pihak, baik Pemerintah maupun masyarakat untuk bisa mewujudkannya," ujarnya.

Walikota Singkawang lantas meminta maaf atas tindakan salah satu oknum Satpol PP tersebut yang terlihat bertindak semena-mena dan tidak sesuai kinerja tugas fungsinya.

"Saya selaku Walikota Singkawang meminta maaf atas perilaku oknum Satpol PP Kota Singkawang, akan saya tindak lanjuti," pungkasnya.

Komentar

Loading...