Transportasi

Masuk Kalteng Hanya Tunjukkan Rapid Test Antigen atau GeNose

PALANGKA RAYA, TimeBorneo.com – Mulai Rabu, (2/6/2021) transportasi udara dan laut menuju Kalteng hanya diwajibkan untuk menunjukkan surat keterangan hasil negatif test RT-PCR/rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 1 x 24 jam sebelum keberangkatan sebagai persyaratan perjalanan dan mengisi e-HAC Indonesia atau bisa juga menggunakan surat keterangan negative test GeNose C 19 di bandara udara sebelum keberangkatan, seperti diberitakan dalam Kaltengtoday.com [Jaringan TimeBorneo.com].

Agus Siswandi, Plt. Diskominfosantik Provinsi Kalteng, menyebutkan dalam Surat Edaran (SE) Gubernur Kalimantan Tengah Nomor 443.1/69/Satgas COVID-19 tanggal 31 Mei 2021 tentang Ketentuan Khusus Perjalanan Orang Masuk Wilayah Provinsi Kalimantan Tengah Dalam Masa Pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid -19) mulai berlaku efektif tanggal 2 Juni 2021 sampai dengan waktu yang ditentukan kemudian

“Untuk pelaku perjalanan darat (transportasi angkutan umum, angkutan pribadi) juga wajib menunjukan surat keterangan hasil negative test RT-PCR / rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 1×24 jam sebelum keberangkatan, atau surat keterangan hasil negative test GeNose C19 sebagai persyaratan melanjutkan perjalanan,” jelas Agus.

Kemudian, bagi pelaku perjalanan distribusi logistik tidak diwajibkan menunjukan surat keterangan hasil negative test RT-PCR/rapid test antigen/test GeNose C19 sebagai syarat perjalanan.

“Apabila hasil tes RT-PCR/rapid test antigen pelaku perjalanan negatif namun menunjukkan gejala, maka pelaku perjalanan tidak boleh melanjutkan perjalanan dan diwajibkan untuk melakukan tes diagnostik RT-PCR dan isolasi mandiri selama waktu tunggu hasil pemeriksaan,” tutur Agus.

Komentar

Loading...