TNI

Pratu Enduro, Prajurit TNI Yang Mengajar Dari Rumah Ke Rumah Dipedalaman Perbatasan

ENTIKONG, TimeBorneo.com – Merasa prihatin terhadap dunia pendidikan di Indonesia selama masa pandemic, secara khusus wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia, Pratu Endro telah menyiapkan sejumlah buku paket dan buku mata pelajaran lainnya kedalam tas punggung TNI miliknya guna mengajar kerumah-rumah siswa.

“Sudah lebih dari satu tahun sekolah diperbatasan tidak melakukan tatap muka, hanya melalui pembelajaran via daring maupun luring. Khususnya dipedalaman perbatasan yang susah sinyal, jelas menjadi kendala dan masalah. Jangan kan sinyal 4G anak-anak yang memiliki smartphone juga jarang bahkan tidak banyak yang memiliki gadget tersebut,” tuturnya

Pratu Enduro mengaku selama kurang lebih dua pekan, dirinya setiap hari berjalan kaki kerumah siswa. Selain mengajar dari rumah ke rumah, siswa yang berdekatan dengan pos panga juga berdatangan langsung ke pos untuk belajar dan mengerjakan soal yang diberikan sekolahnya tentu harus dengan protokol kesehatan.

Dansatgas Pamtas yonif mekanis 643/Wns,Letkol Inf Hendro Wicaksono membenarkan jika ada salah satu anggota satgas pamtas yang keliling dusun mengajar sejak penugasan  pertengahan Mei lalu  diperbatasan.

“Saya harap, dengan inovasi mengajar dari rumah kerumah dan memanfaakan pos TNI sebagai wadah belajar bisa meningkatkan semangat belajar anak-anak dipedalaman perbatasan yang selama kurang lebih satu tahun harus belajar secara daring dengan berbagai kendala. kegiatan ini merupakan wujud kepedulian Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns dalam mencerdaskan anak-anak perbatasan,” tuturnya.

Komentar

Loading...