Kecelakaan

Wudhu Di Sungai, Yelni Di Terkam Buaya

Yelni (34) berprofesi sebagai Guru SMPN 6 Desa Sungai Paring, Kecamatan Cempaga Kotim

SAMPIT, TimeBorneo.com - Yelni (34) berprofesi sebagai Guru SMPN 6 Desa Sungai Paring, Kecamatan Cempaga Kotim berjalan menuju lanting sungai  alias jamban di belakang rumahnya untuk mengambil air wudhu, pada Senin (7/6/2021) subuh seperti diberitakan dalam Kaltengtoday.com [Jaringan TimeBorneo.com].

Akan tetapi, kemunculan buaya diduga menyambar bagian kaki korban hingga mengakibatkan kakinya terpaksa dijahit dengan 4 jahitan.

“Tidak ada tanda yang mencolok atas kemunculan buaya ini. Saya berjalan saja ke jamban alias lanting. Saya pada waktu itu kaget, apakah buaya atau apa yang menyebabkan kakinya nyeri dan sakit. Saya tidak bisa berjalan, hanya menggunakan lutut alias merangkak saja berjalan,” cerita Yelni.

Yelni menuturkan pula bahwa buaya tersebut menyambar dirinya sebanyak 2 kali. Untuk ukuran buayanya lumayan besar, seperti ukuran galon air mineral. Panjangnya sekitar 2 sampai 3 meteran.

“Sampai saat ini kondisi saya masih lemah dan perlu istirahat. Bahkan sampai saat ini saya masih tidak percaya dengan peristiwa ini,”pungkasnya

Komentar

Loading...