Narkoba, Kriminalitas

Upah 10 Juta, Kurir Narkoba Mengaku Di Perintah Napi Dari Nusakambangan

Satres Narkoba Polres Sambas, melakukan pemusnahan barang bukti narkoba seberat 1,13 Kg. Pemusnahan barang bukti tersebut dilakukan di Markas Polisi Resort (Mapolres) Sambas

SAMBAS, TimeBorneo.com - Satres Narkoba Polres Sambas, melakukan pemusnahan barang bukti narkoba seberat 1,13 Kg. Pemusnahan barang bukti tersebut dilakukan di Markas Polisi Resort (Mapolres) Sambas, pada Senin (7/6/2021).

Tersangka inisial A (30) warga Tebet, DKI Jakarta mengaku ia mendapat barang narkotika itu dari Negeri Jiran Malaysia. Dan diperintahkan oleh seseorang yang berinisial NK. NK adalah salah seorang nara pidana (napi) dari Nusakambangan.

"Itu nama asli atau tidak saya tidak tahu, karena saya tidak pernah bertemu, hanya mendapatkan perintah untuk mengambil barang narkotika tersebut ke perbatasan RI-Malaysia dan saya di janjikan dengan imbalan 10 juta, tapi belum saya terima," katanya.

Kasat Narkoba Polres Sambas Iptu Wismo Hardijanto mengatakan bahwa dari hasil penelusuran pihak Polres Sambas, nama yang di sebutkan oleh tersangka tidak ada didalam lapas, seperti yang disampaikan oleh tersangka.

"Dari hasil penyelidikan kami, bahwa benar tersangka A adalah warga Tebet, DKI Jakarta yang membawa Narkoba jenis sabu-sabu seberat 1.131,5 gram atau sekitar 1,13 Kilogram. Tersangka A pun kami tangkap di pinggir jalan di Desa Jagur, Kecamatan Sambas, Kabupaten Sambas, sekitar pukul 18.00 wib, pada 24 Mei kemarin,” ungkap Kasat.

Komentar

Loading...