Kriminalitas

Emosi Di Suruh Pulang, DS Kembali Ke Tempat Karoke Bawa Sajam

Tersangka DS yang diamankan aparat kepolisian

PULANG PISAU, TimeBorneo.com -  Polres Pulang Pisau amankan seorang pria berinisial DS (39), karena kedapatan membawa tiga buah senjata tajam (Sajam) di depan Karaoke Bunga Tanjung, Jl Trans Kalimantan, Desa Mantaren I, Kecamatan Kahayan Hilir, Kabupaten Pulang Pisau, pada Kamis (11/6/2021) seperti diberitakan dalam Kaltengtoday.com [Jaringan TimeBorneo.com].

Kapolres Pulang Pisau melalui Kasat Reskrim Iptu Jhon Digul Manra Sabtu (12/06/2021), menjelaskan, penangkapan terhadap pelaku dilakukan saat petugas kepolisian melaksanakan patroli dan melihat tersangka duduk dengan membawa 3 buah senjata tajam yaitu memegang 1 buah tombak , 1 buah parang, dan 1 buah kunci obeng belah yang ujungnya diberi las besi.

Dari hasil keterangan yang diberikan oleh Kasat Reskrim Iptu Jhon Digul Manra kejadian bermula ketika tersangka datang ke penginapan Bunga Tanjung dalam kondisi mabuk dengan mengendarai sepeda motornya pada Sabtu (10/4) malam, lalu duduk bersantai di teras penginapan. Merasa terganggu dengan suara orang bernyanyi di room karoke penginapan, DS kemudian mendatangi room karaoke dan memelototi beberapa orang yang berada di dalam room karaoke tersebut.

Saudara A Rafik selaku operator lagu di room karaoke penginapan Bunga Tanjung keluar dan mendatangi tersangka dengan maksud untuk menyuruh tersangka pulang karena dalam kondisi mabuk.

Ketika berjalan ke arah sepeda motornya, tersangka bertemu dengan saudara A Rafik kemudian melempar pecahan botol yang dipegangnya lalu mencabut obeng belah yang diselipkannya di sela celana pinggang sebelah kiri lalu mengarahkan mata obeng belah ke arah A Rafik.

Secara spontan A Rafik langsung mengambil 1 buah kayu galam, dan melihat hal tersebut tersangka kemudian merasa takut, lalu memasukkan kembali obeng belah yang dipegangnya ke dalam saku celana dan berlari menjauh meninggalkan lokasi penginapan.

Setelah beristirahat di rumahnya, pada Minggu (11/4) dini hari, tersangka terbangun kemudian mengambil 1 buah tombak dan 1 buah parang miliknya dari dalam pondok dan berjalan kaki kembali menuju penginapan Bunga Tanjung, dan ketika tiba di penginapan Bunga Tanjung sudah tidak ada pengunjung, selanjutnya tersangka duduk di siring jembatan depan penginapan bunga tanjung, selang 1 jam kemudian tersangka ditangkap petugas patrol Polres Pulang Pisau.

Atas kasus ini pelaku diancam Pasal 2 ayat (1) Undang – Undang Darurat Republik Indonesia Nomor 12 tahun 1951 dengan ancaman pidana penjara paling lama 10 tahun.

Komentar

Loading...