Vaksin Covid-19

Minta Masyarakat Muslim Dukung Vaksinasi, MUI Kalbar: Bentuk Ikhtiar

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Kalbar, Basri Har

PONTIANAK, TimeBorneo.com - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Kalbar,  Basri Har menjelaskan, Vaksinasi baik massal yang dilakukan oleh pemerintah tingkat Provinsi hingga Kabupaten dan Kota ialah sebagai bentuk ikhtiar dalam menghadapi pandemic Covid-19.

Sebagai bentuk ikhtiar, masyarakat muslim di Kalbar mengikuti vaksinasi yang diselenggarakan oleh pemerintah. Terlebih, Gubernur Sutarmidji sudah menargetkan mulai Juli 2021, 15 ribu vaksinasi per hari di laksanakan.

Vaksin Covid-19 yang sementara ini digunakan di Kalbar, yaitu AstraZeneca dan Sinovac telah dizinkan oleh fatwa MUI tersebut, dengan sebab keadaan darurat. Oleh sebab itu, dirinya merasa tidak perlu ada lagi ke khawatiran masyarakat muslim terhadap vaksin dalam aspek fiqih.

“Vaksinasi massal yang sedang digencarkan pemerintah, harus didukung oleh masyarakat. MUI Pusat telah mengeluarkan fatwa nomor 14 tahun 2021 tentang vaksin. Menolak serta mencegah yang merusak lebih diutamakan, dari pada melakukan yang baik tapi membahayakan,” ujar Basri Har, pada Kamis (24/06/2021).

Komentar

Loading...