Parlementaria

Gunakan APBD Berdasarkan Skala Prioritas, Ketua DPRD Sintang Minta Maaf

SINTANG, TimeBorneo.com – Ketua DPRD Sintang Florensius Ronny, turut mendampingi Wakil Bupati Sintang Sudiyanto, saat melakukan kunjungan kerja ke Nanga Dedai Kecamatan Dedai dalam rangka melihat perkembangan perbaikan jalan dari Nanga Jetak menuju Penyak Lalang Kecamatan Dedai pada Kamis, (1/7/2021).

“APBD Kabupaten Sintang terus menurun dari tahun ke tahun. Terus dilakukan refocusing untuk penanganan covid-19. Sehingga penggunaan APBD kita hanya untuk skala prioritas saja. Kami mohon maaf atas kondisi ini, sehingga tidak bisa maksimal dalam membangun daerah termasuk jalan di Nanga Dedai ini,” tutur Ronny.

Rasionalisasi APBD Kabupaten Sintang Tahun 2021 ini baru saja disetujui oleh pemerintah pusat sebesar 97 miliar. Sampai anggaran kecamatan juga ditarik lagi oleh pemerintah pusat. Inilah kondisi keuangan pemerintah.

“Kami juga sudah usul ke Dinas Pekerjaan Umum agar membangun UPJJ di masing-masing kecamatan. Dananya sekitar 7 milyar per kecamatan dengan membeli 4 jenis alat berat. Alat berat yang sudah ada itu sudah 3 set atau untuk 3 kecamatan. Kalau satu kecamatan 7 miliar, maka 11 kecamatan memerlukan 77 miliar. Kendalanya memang dana” pesan Florensius Ronny.

Kepada pihak perusahaan perkebunan agar mengarahkan seluruh dana Corporate Social Responsibility untuk membantu perbaikan dan pemeliharaan jalan dan jembatan di wilayah operasinya. Ini untuk membantu pemerintah daerah di saat pandemi dan kondisi keuangan saat ini.

Komentar

Loading...