Pemda

Warga Ungkap Ketidaknyamanan Terhadap Permortalan Jalan

SINTANG, TimeBorneo.com - Tokoh Masyarakat Kecamatan Dedai H. Agus Hayudin menyampaikan bahwa pemortalan jalan itu sangat tidak nyaman bagi warga, saat  menerima kedatangan Wakil Bupati Sintang Sudiyanto, dan Ketua DPRD Sintang Florensius Ronny, di ruang tamu Mapolsek Dedai, pada Kamis (1/7/2021).

“Cuma itu kemauan masyarakat banyak. Saya sudah berusaha menengahi kondisi ini antara Camat Dedai, Forkopimcam dan pihak perusahaan. Pemortalan pada Senin, 21 Juni 2021 di Dusun Bejangga Desa Nanga Dedai. Dan portal dibuka pada Kamis, 24 Juni 2021 setelah dilakukan mediasi di Kantor Camat Dedai. Sebenarnya tujuannya hanya agar jalan diperbaiki saja,” tutur H. Agus Hayudin.

Agus Hayudin kemudian melanjutkan saat mediasi di Kantor Camat Dedai, terdapat 4 poin kesepakatan dengan masyarakat. Pertama, titik kerusakan parah pada jalan utama disini, tidak perlu di aspal, cukup di beton. Pihaknya meyakini tindakan ini meminimalisir kerusakan jalan. Kedua, mohon bebaskan lahan di areal HGU PTPN XIII di Nanga Dedai tanahnya terlihat bagus karena terdiri dari pasir dan batu.

“Ketiga, kami minta Pemkab Sintang membentuk Unit Kerja Daerah atau UKD di setiap kecamatan. UKD ini wajib memiliki alat berat yang lengkap utnuk memelihara jalan di kecamatan. Dengan adanya UKD ini maka di setiap kecamatan ada excavator, dump truk, motor grader dan wales stump. Kami minta pihak perusahan selalu monitor kondisi jalan di sini. Kalau sudah mulai rusak, langsung diperbaiki,” terang H. Agus Hayudin

Komentar

Loading...