Pemda

Terpilih Sebagai Pelaksana Projek REDD+ Kaltim Perbaiki Kualitas Lingkungan

BALIKPAPAN, TimeBorneo.com – Kaltim terpilih sebagai pelaksana projek REDD+ berbasis yurisdiksi melalui skema Forest Carbon Partenrship Facility-Carbon Fund (FCPF-CF) yang dikelola oleh Bank Dunia seperti diberitakan dalam diskominfo.kaltimprov.go.id

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Prov Kaltim, Ence Ahmad Rafiddin Rizal sebut manfaat yang akan diperoleh Kaltim dengan melaksanakan program REDD+ adalah dapat memperbaiki kualitas lingkungan hidup, khususnya hutan, gambut dan mangrove, serta dapat mencapai tujuan Kaltim Green dan pertumbuhan ekonomi hijau.

Keberhasilan provinsi Kalimantan Timur dalam perlindungan ekosistem melalui upaya penurunan laju deforestasi hutan menjadikan Kaltim sebagai salah satu provinsi prioritas implementasi REDD+ Indonesia.

Keberhasilan juga diraih Kaltim dalam pencapaian perhitungan penurunan emisi tahun 2020 ialah 19,226 juta ton CO2 eq atau mencapai 39,94% dari target RPJMD pada tahun 2020 yakni sebanyak 12,941 juta ton CO2 eq.

Komentar

Loading...