TNI, Polri

Brimob Kalteng Laksanakan Yustisi, PPKM Mikro Diperketat

PALANGKA RAYA, TimeBorneo.com - Personel Satbrimob Polda Kalteng gabungan bersama stake holder terkait melaksanakan patroli yustisi penegakkan penggunaan masker, imbau protokol kesehatan dan imbau surat edaran walikota palangka raya terkait 43 kota yang harus memperketat PPKM mikro akibat peningkatan kasus Covid-19.

Walikota Palangka Raya Fairid Naparin, secara resmi mengeluarkan surat edaran Nomor 368/01/Satgas-19/BPBD/VII/2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat berbasis mikro untuk pengendalian penyebaran Covid-19.

Kapolda Kalteng Irjen Pol Dedi Prasetyo, Melalui Dansatbrimob Kombes Pol Bambang Widjanarko Baiin, menyebutkan bahwa penerapan dari surat edaran walikota ini sebagai bentuk tindak lanjut dari Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 17 tahun 2021 Tentang Penguatan PPKM Mikro dan Upaya Pengendalian Covid-19.

“Untuk kegiatan keagamaan di rumah ibadah sementara ditiadakan, seluruh kegiatan seni, seminar, dan rapat semuanya ditutup sementara waktu dan untuk kegiatan transportasi umum akan diatur untuk kapasitas penumpang dan prokes,” tambahnya, saat diwawancarai pada Jum’at (09/07/2021).

Lebih lanjut, Kombes Pol Bambang Widjanarko Baiin  menambahkan beberapa point yang menjadi perhatian khusus untuk di terapkan oleh masyarakat dalam PPKM Mikro yaitu, 75% Work From Home, proses belajar mengajar secara online, cafe dan warung makan hanya buka sampai jam 17.00 WIB sedangkan untuk take away sampai jam 20.00 WIB, pusat perbelanjaan dengan kapasitas 25%.

Komentar

Loading...