Bencana Alam

Air Naik Sejak Subuh Akibatkan Ratusan Rumah Warga Di Desa Pakak Terendam Banjir

kondisi banjir di desa pakak

SINTANG, TimeBorneo.com – Pada Rabu (14/7) pagi laman medsos dipenuhi update tentang banjir yang terjadi disejumlah wilayah, di Kabupaten Sintang. Salah satu desa yang memperlihatkan kondisi banjir dengan tingkat keparahan yang cukup tinggi adalah Desa Pakak, Kecamatan Kayan Hilir, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat.

Untuk diketahui, curah hujan tinggi terjadi sejak Selasa (13/7/2021) malam yang melanda wilayah Sintang dan sekitarnya.  Berdasarkan informasi yang diberikan oleh warga di Desa tersebut air sudah naik sejak dini hari.

Thomas Edison (39) warga di Desa Pakak saat dihubungi via Whatsapp oleh tim liputan pada Rabu (14/7) siang, menyebutkan air telah naik sejak subuh. Hujan yang terjadi hingga sekarang masih menunjukkan tanda-tanda air akan naik.

“Terjadi longsor di Bukit Bank yang berada sekitar 4 km dari pemukiman warga. Suara longsornya sampe kedengaran dari rumah. Tapi belum ada yang berani keluar rumah untuk cek lokasi longsornya, soalnya masih sibuk evakuasi barang-barang di rumah. Selain itupun karna air tinggi jadi orang takut mau kemana-mana,” tambah Edison.

Selain pemukiman warga yang terendam, banjir tersebut juga membuat hewan ternak warga setempat hanyut akibat terbawa arus yang cukup deras bahkan sebagian ada yang mati akibat terendam banjir.

“Banjir ini juga disebabkan meluapnya Sungai Genik. Perkiraan rumah yg terendam banjir lebih dari 150 rumah. Mungkin mencapai 200 rumah. Sebagian ada yang sudah mengungsi kerumah keluarga yang berada di daerah dataran tinggi,” tuturnya.

Menurut keterangan warga, banjir kali ini lebih parah dari banjir yang terjadi pada awal tahun. Sampai berita ini diturunkan, kondisi terakhir yang disampaikan oleh warga yaitu sejumlah rumah sudah tergenang air hingga mencapai ketinggian pinggang orang dewasa.

Komentar

Loading...