TNI

Pangdam XII/Tanjungpura Pantau Posko PPKM di Kabupaten Sanggau

SANGGAU, TimeBorneo.com - Panglima Kodam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad mengunjungi Posko PPKM Skala Mikro dalam rangka mengoptimalkan peran Satgas Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Skala Mikro untuk penanganan Covid-19, yang berada di wilayah Kabupaten Sanggau, Selasa (27/7/2021).

Dalam kunjungannya ke Kabupaten Sanggau Pangdam Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad mengunjungi tiga lokasi, diantaranya Posko PPKM Koramil 1204-11/Tayan Hulu, Posko PPKM Desa Pusat Damai Kecamatan Parindu, Posko PPKM dan Rumah Cadangan Isolasi Covid-19 di Kantor Camat Kapuas ,Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau.

Pangdam juga didampingi Kapoksahli Pangdam XII/Tpr Brigjen TNI Handoko Nurseta, Aster Kasdam XII/Tpr Kolonel Inf Purnomosidi, Asintel Kasdam XII/Tpr, Kolonel Inf Agus Soeprianto, Kakesdam XII/Tpr Kolonel Ckm dr. Noerjanto Rahardjo dan disambut Bupati Sanggau, Paolus Hadi, Dandim 1204/Sgu, Letkol Inf Affiansyah, Kapolres Sanggau AKBP Raymond Marcellino Masengi, Wakil Ketua DPRD Sanggau Timotius Yance, Plt Kadinkes Sanggau Ginting, Perwakilan Kejari Sanggau Heri, Camat Kapuas Djemain dan para Kepala Puskesmas .

Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad menyampaikan pada kesempatan ini dirinya melaksanakan silahturahmi dengan Forkopimda Sanggau dan sekaligus mengecek sarana dan prasarana serta data tentang perkembangan Covid-19 di wilayah masing-masing Satgas PPKM serta memberikan teknis-teknis upaya penanganan Covid-19 kepada personel Satgas.

“Sebagian besar tadi sudah bagus, sudah tertata, namun ada sedikit evaluasi agar hasil bisa maksimal lagi dalam penanganan Covid-19 ini. Kita harus yakin bisa menekan Covid ini, kuncinya bagaimana kita menahan inang-inang itu tidak keluar, agar orang-orang yang terinfeksi atau terpapar Covid-19 tidak berinteraksi dengan orang lain,”katanya.

Pangdam mengatakan perlu adanya kesadaran kolektif dari masyarakat, harus ada kerja sama yang baik seluruh komponen masyarakat agar bersama-sama, bahu-membahu untuk bisa mengerti dan menyadari bahayanya Covid-19.

“Jadi apabila ada RT yang masuk zona merah, maka warga satu RT itu harus menyadari. Ini untuk kepentingan yang lebih besar, tidak hanya kepentingan RT, tapi ini kepentingan desa, kecamatan, kabupaten, provinsi bahkan Negara, ini yang harus kita timbulkan lagi gelora dimasyarakat bagaimana kita bersatu padu mengatasi penanganan Covid ini,”ujar Nur Rahmad.

Penanganan individu yang terpapar Covid-19 menjadi sangat penting dan harus fokus dengan dibantu masyarakat lainnya.

“Ketika sudah diisolasi, kemudian hasil negatif, maka otomatis zona juga akan turun dengan sendirinya. Mari bersama-sama kita menghadapinya dan harus sabar, yakinlah dengan tekad yang kuat, semangat yang kuat akan bisa kita lalui,”ujarnya.

Jenderal Bintang Dua tersebut mengapresiasi dan mengucapkan terimakasih kepada Satgas PPKM Skala Mikro yang telah berhasil menekan penyebaran Covid-19.

"Saya ucapkan terimakasih kepada Danramil, Camat, Kapolsek dan jajaran yang telah berhasil menekan penyebaran Covid-19 di wilayahnya. Semoga kedepannya akan semakin banyak zona hijau," ucap Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad.

Pangdam menambahkan pada Rabu (28/7/2021) besok, dirinya akan bertolak ke Entikong untuk melakukan pemberangkatan tabung oksigen ke Pontianak bersama Deputi Kementerian Malaysia di PLBN Entikong.

“Besok saya akan ke Entikong, mewakili Pemprov Kalbar dalam rangka menandatangani perjanjian terkait dengan penyaluran oksigen dari Serawak Malaysia dengan Pemprov Kalbar. Mudah-mudahan itu sebagai sarana untuk menjaga pasokan oksigen dari Serawak sehingga kebutuhan oksigen di Kalbar akan selalu terjaga dan terpenuhi, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir akan kelangkaan oksigen,” tutupnya.

Komentar

Loading...