Peristiwa

Stok Oksigen Aman, Abu Helmi: Kita Harus Berjaga-jaga

SAMARINDA, TimeBorneo.com – Asisten II Bidang Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setdaprov Kaltim, Abu Helmi hadiri Rapat Koordinasi Kebutuhan Oksigen dan Vaksin secara daring di Ruang Heart Of Borneo Kantor Gubernur, pada Minggu (1/8/2021) seperti diberitakan dalam diskominfo.kaltimprov.go.id

Berdasarkan data, ketersediaan oksigen pada 10 Kabupaten/Kota di Kaltim yakni sebanyak 48,81. Jumlah pasokan tersebut masih memenuhi kebutuhan karena pemakaian jauh dibawah dari jumlah pasokan yang ada yaitu 39,96.

“Produsen oksigen ini, disamping melayani rumah sakit juga melayani masyarakat. Kita juga selalu monitor, sehingga baik rumah sakit maupun masyarakat bisa terpenuhi kebutuhannya. Kaltim masih terpenuhi, tapi kita juga tidak bisa mengharapkan situasi. Kita harus berjaga-jaga,” tutur Abu.

Upaya Pemprov Kaltim dalam menyiasati situasi jika didapati kurangnya pasokan oksigen yaitu dengan dibantunya pemenuhan dari Provinsi Sulawesi Selatan. Akan tetapi yang menjadi persoalan saat ini yaitu penditribusian oksigen, dimana supply oksigen tidak hanya diprioritaskan untuk gejala berat dan sedang saja, melainkan keseluruhan.

Komentar

Loading...