Kriminalitas

Seludupkan Ponsel Pada Tahun 2008, Kejari Bengkayang Eksekusi Jutin Lais

BENGKAYANG, TimeBorneo.com - Petugas Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkayang sempat mendapat surat kematian Jutin Lais pada tahun 2016 yang dikeluarkan oleh pihak Kepala Desa Jagoi Bambang.

Diketahui bahwa Jutin Lais Pria 66 tahun asal Jagoi Bambang merupakan terpidana kasus penyelundupan telepon seluler (HP) pada tahun 2008.

"Perkara Jutin Lais terjadi pada tahun 2008, yakni kasus tindak pidana UU Kepabeanan. Dia menyelundupkan 1.500 unit handphone merek Nokia type 1200, kemudian sebanyak 20 unit handphone Nokia type 2.600, dan 40 botol tinta printer asal Malaysia,” kata Kasi Pidsus Kejari Bengkayang Adityo Utomo.

Kemudian pihak Kejari meminta bantuan dari pihak Polres Bengkayang untuk melaksanakan eksekusi Putusan Mahkamah Agung RI, pada Rabu (04/8/2021).

Dalam surat keterangan Kepala Kejari Bengkayang Fachrizal yang dikeluarkan pada Selasa (03/8/2021), terpidana kasus penyeludupan bernama Jutin Lais berhasil ditangkap pihak Kejari Bengkayang pada Senin (02/8/2021) pukul 13.30 WIB, dan dibantu pihak Polres Bengkayang untuk melaksanakan eksekusi Putusan Mahkamah Agung RI.

Komentar

Loading...