Peristiwa

Hadiri Rakor KOTAN, Wagub Kaltim Minta Masyarakat Harus Berani Ambil Keputusan

SAMARINDA, TimeBorneo.com - Wakil Gubernur Kaltim, Hadi Mulyadi hadiri sekaligus membuka Rapat Koordinasi Pelaksanaan program BNN tentang Kabupaten/Kota Tanggap Ancaman Bahaya Narkoba (KOTAN), bertempat di Ballroom Hotel Grand Sawit Samarinda, pada Jumat (27/8/2021) seperti diberitakan dalam diskominfo.kaltimprov.go.id

Narkotika adalah zat atau obat yang bersifat alamiah, sintetis, maupun semi sintetis yang menimbulkan efek penurunan kesadaran, halusinasi, serta daya rangsang.

Obat-obatan tersebut dapat menimbulkan kecanduan jika pemakaiannya berlebihan. Pemanfaatan dari zat-zat itu adalah sebagai obat penghilang nyeri serta memberikan ketenangan. Penyalahgunaannya bisa terkena sanksi hukum.

Sementara menurut UU Narkotika pasal 1 ayat 1 menyatakan bahwa narkotika merupakan zat buatan atau pun yang berasal dari tanaman yang memberikan efek halusinasi, menurunnya kesadaran, serta menyebabkan kecanduan.

“Ada keluarga jauh saya di Surabaya, sampai kakaknya sendiri mau dibunuh kalo tidak memberi uang, motor kakaknya itu dijual kemudian ada lagi keluarga di Tenggarong itu sampai bercerai akhirnya istrinya saya pekerjakan dirumah saya dan anaknya saya kuliahkan, alhamdulillah anaknya cerdas,” cerita Hadi.

Hadi kemudian menyatakan bahwa orang yang berhasil melawan Narkoba itu adalah Aparat yang berani, harus berani mengambil keputusan bahwa yang kita perjuangkan itu adalah untuk kepentingan bangsa dan untuk kepentingan orang banyak.

Komentar

Loading...