Peristiwa

Bubarkan Acara Kawinan, Berlianto: Harus Ada Izin

PALANGKA RAYA, TimeBorneo.com – Ketua Satgas Kecamatan Pahandut, Berlianto  bersama Tim Satuan Tugas (Satgas) Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Kecamatan Pahandut, kembali bubarkan pesta perkawinan, seperti diberitakan dalam Kaltengtoday.com [jaringan TimeBorneo.com].

Selain tanpa mengantongi izin, pesta perkawinan di Kompleks Puntun atau tepatnya di Jalan Rindang Banua ujung, diduga berlangsung dengan mengabaikan beberapa protokol kesehatan (Prokes). Berlianto mengaku hingga tindakan pembubaran, pihaknya belum menerima adanya laporan atau permintaan izin untuk menggelar pesta perkawinan di wilayah setempat.

“Kecamatan Pahandut dalam hal ini mengikuti aturan yang ada. Untuk perkawinan dan akad nikah di persilahkan dengan maksimal tamu 30 orang. Tentunya harus memiliki izin, karena dari Satgas akan melakukan penindakan apabila tidak ada perizinan,” tutur Berlianto pada Minggu (29/8/2021).

Saat memasuki lokasi pun, banyak sekali protokol kesehatan (Prokes) yang tidak terpenuhi. Seperti, menu makanan tidak menggunakan kotakan dan juga kerumunan massa.  Bahkan dalam susunan acara pesta perkawinan tersebut, terdapat sesi hiburan, karena terlihat adanya pengeras suara yang disediakan.

Komentar

Loading...