Peristiwa

Solar Langka, Para Sopir Berharap Pemerintah Dan DPRD Atasi Kelangkaan Tersebut

SAMBAS, TimeBorneo.com – Salah satu sopir angkot jurusan Singkawang-Bengkayang, Darmiji mengakui bahwa dalam beberaoa bulan terakhir dirinya kesulitan untuk mendapatkan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar di wilayah Singkawang, Bengkayang, dan Sambas.

“Sebagai supir angkot, saya harus mengantri cukup lama untuk mendapatkan solar. Terutama beberapa minggu terakhir ini, saya antri dari jam 5 subuh antri sampai siang demi dapatkan solar,” tutur Darmiji saat mengantri di SPBU, pada Senin (6/9/2021).

Disisi lain, Afui yang merupakan seorang sopir truk pengangkut material tanah berharap kedepannya Pemerintah dan DPRD setempat dapat mengatasi kelangkaan BBM solar bersubsidi, sehingga para sopir angkutan bisa bekerja dengan nyaman.

"Kita mesti harus cepat mendapatkan solar dan memasuki lokasi untuk membawa pesanan material tanah ketempat tujuan. Terkadang kita lebih banyak kehabisan waktu untuk mengantri solar, belum lagi mau membawa pesanan material tanah punya ketempat tujuan," terang Afui.

Komentar

Loading...