Peristiwa

Banjir Di Kintap Hantam Tambak Warga, Burhan: Baru Kali Ini Banjir Akibat Sungai Meluap

TANAH LAUT, TimeBorneo.com - Salah seorang pembudidaya warga Desa Muara Kintap, Kecamatan Kintap, Kabupaten Tanah Laut, Burhan mengatakan, dari 10 hektar lahan tambak yang ia punya, 2 hektar diantaranya terendam banjir, seperti diberitakan dalam Habarkalimantan.com [jaringan TimeBorneo.com].

Terendamnya tambak warga mengakibatkan benih yang baru ditabur seperti ikan, udang, dan kepiting yang dibudidayakan hanyut dan hilang terbawa arus banjir. Tingginya curah hujan dalam beberapa waktu terakhir diduga menjadi penyebab banjir di Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan.

“Biasanya banjir di tempat kami hanya disebabkan oleh tingginya pasang air laut, kalau sungai yang meluap baru kali ini. Informasi yang saya dapatkan dari kawan-kawan, rata-rata yang terkena (terdampak) banjir 2 sampai 5 hektar. Jika dirupiahkan masing-masing dua puluh hingga tiga puluh juta rupiah per empang, kerugian ditaksir ratusan juta," kata Burhan, pada Minggu (12/9/21).

Burhan dan sesama rekan seprofesinya pun berharap bantuan yang pernah dijanjikan oleh Dinas Perikanan Kabupaten Tanah Laut dan dinas terkait lainnya, seperti alat berat excavator agar segera disalurkan (diturunkan) untuk mengeruk dan meninggikan dinding tambak sehingga bisa terhindar dari banjir.

Komentar

Loading...