Peristiwa

Setiap Hari Puluhan Ikan Mati, Bukhairin: Kalau Tidak Bisa Ditangani Terpaksa Kami Relakan

Bukhairin salah seorang pelaku usaha pembudidaya  ikan di Kabupaten Banjar

BANJAR, TimeBorneo.com  – Bukhairin salah seorang pelaku usaha pembudidaya  ikan di Kabupaten Banjar mengaku kebingungan, sebab hingga kini setiap harinya puluhan ekor ikan miliknya mati seperti diberitakan dalam Habarkalimantan.com [jaringan TimeBorneo.com].

Dampaknya pun semakin dirasakan, diakui Bukhairin bahwa dari 20 kolam ikan, di mana 10 kolamnya sudah terisi bibit ikan berumur 3 bulan. Setiap kolam diisi sebanyak 10 ribu bibit ikan.

“Seharinya bisa 20 sampai 30 ekor yang mati, itu untuk Gurame dan Nila. Dari bibit hingga ukuran 1 ons. Segala cara dan upaya sudah kita lakukan agar meminimalisir kematian ikan tersebut. Kalau sudah tidak bisa ditangani lagi, terpaksa kami relakan saja, seperti yang terjadi saat ini,” ungkapnya , pada Rabu (22/9/2021).

Padahal, ia dan rekan seprofesinya terus melakukan berbagai upaya guna meminimalisir kematian ikan yang mengalami kematian terus-menerus ini. Apabila  dihitung dari segi materi, dari awal Januari hingga September 2021, kerugian bisa mencapai hingga 100 juta lebih, termasuk dengan pangannya.

“Kalau bisa dinas terkait bisa melihat langsung kondisi pembudidaya pembesaran ikan di sini. Juga dapat membantu dan memberikan solusi agar, kematian bibit ikan ini bisa teratasi dengan cepat,” tutur Bukhairin penuh harap.

Komentar

Loading...