Peristiwa

PDAM Belum Mampu Manfaatkan Air Gambut, Wabup Katingan: Lakukan Pengecekan

KATINGAN, TimeBorneo.com – Wakil Bupati Katingan Sunardi N Litang sampaikan bahwa sistem dan teknologi yang beroperasi PDAM belum mampu memanfaatkan air gambut yang keruh menjadi air yang jernih, seperti diberitakan dalam Kaltengtoday.com [jaringan TimeBorneo.com].

Menurutnya, sistem penggunaan teknologi untuk mengolah air bersih tetap menunggu proses tindak lanjut. Maka, orang nomor dua di Katingan ini mengharapkan BWS di Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang RI agar dapat menyelesaikan dan memperhatikan permasalahan pasca banjir.

“Sebelum dihibahkan kepada pemerintah daerah, agar dilakukan pengecekan terhadap keadaan pengolahan air bersih apakah dalam kondisi layak atau tidak. Selama ini, instalasi yang dibangun dari Balai Wilayah Sungai (BWS) bagi prasarana air ini di daerah masih belum optimal,” tutur Wabup, pada Minggu (26/9/2021).

Kepala bidang (Kabid) Kawasan Permukiman dan Kebersihan Dinas Perkimtan Kabupaten Katingan, Ramos Fentus Manalu mengatakan, pekerjaan yang dilakukan BWS  merupakan pekerjaan Intake.

Intake merupakan sejenis bangunan untuk menampung air baku dari sungai sebelum diolah menjadi air jernih. Penyaringannya dilakukan secara sistematis melalui penampungan fermentasi untuk sementara waktu. Setelahnya disaring menjadi bagian-bagian dalam penjernihan.

Komentar

Loading...