Kriminalitas

Sweeping Rutin, Anggota Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns Temukan 150 Ekor Burung Kacer

SANGGAU, TimeBorneo.com - Komandan Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns, Letkol Inf Hendro Wicaksono membenarkan peristiwa penyeludupan 150 ekor burung kacer asal Malaysia yang akan diselundupkan ke Kalbar, melalui Sungai Daun di Jalan Lintas Batas Malaysia -Indonesia, desa Malenggang Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggu, pada Sabtu (25/9/2021).

Peristiwa penangkapan bermula saat anggota TNI yang sedang  melaksanakan sweeping rutin di Pos Pamtas Sungai Daun, curiga melihat banyaknya kotak keranjang di dalam sebuah mobil. Pada saat diperiksa  terdapat 15 kotak keranjang berisikan 150 ekor burung kacer. Setelah melalui proses pemeriksaan, benar adanya burung tersebut ilegal tanpa dokumen resmi.

“Dengan adanya pencegahan ilegal satwa ini dapat mendukung pemerintah dalam menjaga populasi dan habitat burung di hutan alam wilayah perbatasan. Sesuai arahan Dansatgas pihaknya beserta jajaran Pos SSK 3 akan terus konsisten meningkatkan pengawasan dengan melaksanakan kegiatan patroli di jalur perbatasan RI-Malaysia,”ungkap DanSSK 3 Sungai Daun, Lettu Inf Restu BP pada Minggu (26/09/2021).

Astried dari Karantina Pertanian dan Hewan Entikong menegaskan bahwa satwa liar dari hutan tidak dapat diperjual belikan secara bebas. Harus melalui proses penangkaran sampai dengan budidaya. Hal ini untuk menjaga habitat satwa liar tersebut di alamnya.

Barang bukti 150 ekor burung kacer beserta sopir berinisial S (32) dan pemilik B (40) selanjutnya dibawa ke Pos Kotis Entikong untuk diamankan dan kemudian diserahkan kepada Stasiun Karantina Pertanian dan Hewan.

Komentar

Loading...