Peristiwa

Tanggapi Polemik Peraturan Adat, Karolin: Dibicarakan Kepada Stakeholder Dan Pemerintah

Bupati Landak Karolin Margret Natasa

LANDAK, TimeBorneo.com  - Bupati Landak Karolin Margret Natasa menanggapi terkait polemik Peraturan Adat (Perdat) yang ada di Dewan Adat Dayak bahwa bahwa peraturan adat tersebut dapat mengakomodir masyarakat adat dan menjamin situasi Kamtibmas yang aman.

"Saya meminta kepada seluruh DAD Kabupaten Landak dapat melakukan musyawarah dan duduk bersama untuk membahas peraturan adat tersebut, sehingga tidak membuat resah masyarakat," tegas Karolin, pada Selasa (28/09/21).

Bupati Landak itu mengajak agar hal tersebut dibicarakan keseluruhan stakeholder dan pemerintah agar peraturan adat tersebut dapat menjalankan aturan-aturan secara internal, dalam hal aturan-aturan adat.

“Beberapa pihak menuding bahwa DAD mengambil keputusan sepihak terkait Perdat tersebut, namun perda tersebut masih dalam tahap menyerap aspirasi dari bawah. Seharusnya dibicarakan kepada stakeholder dan pemerintah, Ini yang harus kita jaga agar keamanan tetap terjaga dan peraturan adat dapat berjalan di internal adat," tambah Karolin.

Komentar

Loading...