Kriminalitas

BNNP Kalteng Ungkap Tiga Kasus Peredaran Narkotika Jenis Sabu Dalam Sebulan

PALANGKA RAYA, TimeBorneo.com  – Kepala BNNP Kalteng, Brigjen Pol Roy Hardi, menggelar press release, pada  Jum’at (1/10/2021) sore terkait pengungkapan tiga kasus jaringan peredaran narkotika jenis sabu, selama bulan September 2021, seperti diberitakan dalam Kaltengtoday.com [jaringan TimeBorneo.com].

Jaringan pertama, pada 9 September lalu, pihaknya berhasil mengungkap jaringan Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel) – Palangka Raya. Berdasarkan informasi  terkait adanya pengiriman sabu dari Banjarmasin menuju ke Palangka Raya, yang dibawa oleh seorang kurir berinisial IH menggunakan travel.

Setelah dilakukan penyelidikan lebih lanjut, pihak kepolisian menemukan bahwa seberat 50,60 gram sabu, yang disimpan di dalam tas selempang itu dikendalikan oleh SR narapidana di LP Palangka Raya, untuk dikirimkan ke seseorang berinisial FS.

Selanjutnya  pada Jumat (24/9) pihaknya berhasil mengungkap jaringan Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar) – Sampit, Kotawaringin Timur (Kotim), yakni dengan meringkus seorang kurir berinisial M dengan barang bukti seberat 200,35 gram sabu disimpan di dalam jaket.

Berdasarkan keterangan dari M yang diamankan di Pertigaan Simpang Runtu, Desa Pandu Sanjaya, Kecamatan Pangkalan Lada, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), sabu tersebut akan dikirimkan ke seseorang berinisial F, yang berada di Kota Sampit, Kotim.

Setelah mendapat petunjuk yang jelas, F kemudian diamankan di Jalan Jenderal Sudirman km 3,5, di depan Masjid Islamic Center, Kelurahan Mentawa Baru Hulu, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kotim, dan didapati jika sabu tersebut dikendalikan oleh seseorang narapidana yang berada di LP Narkotika Kasongan.

Kemudian pada Selasa (28/9) BNNP Kalteng kembali berhasil meringkus jaringan Pontianak, Kalbar – Sampit, Kotim, dengan meringkus seorang bandar sekaligus kurir berinisial A, bersama kedua orang anaknya berinisial C dan S, di Jalan Lintas Kalimantan km 90, Kabupaten Seruyan, dengan barang bukti seberat satu kilogram sabu di dalam dashboard mobilnya.

Usai dilakukan pengembangan, sabu tersebut akan dikirimkan ke seseorang berinisial MR, yang berada di Sampit. Dari terduga pelaku MR, pihaknya berhasil mendapatkan informasi terkait asal-usul sabu seberat satu kilogram tersebut. Kemudian pihaknya kembali berhasil mengamankan seseorang SW, yang diduga sebagai pengendali barang bukti sabu tersebut.

“Kami akan berupaya semaksimal mungkin agar kedepan Kalteng dapat terbebas dari penyalahgunaan narkoba. Tentu upaya-upaya ini akan terus kita gencarkan, karena kita ingin menyelamatkan generasi muda serta seluruh masyarakat Kalteng dari dampak penyalahgunaan narkoba,” tutur Brigjen Pol Roy Hardi.

Komentar

Loading...