Peristiwa

UKM Borneo Blink, Deni: Usaha Ini, Kenangan Dengan Istri Saya

SAMARINDA, TimeBorneo.com – Pemilik UKM Borneo Blink yang sekaligus seorang pengerajin, Deni telah merintis usaha aksesoris khas suku Dayak Kalimantan sejak tahun 2008, seperti diberitakan dalam diskominfo.kaltimprov.go.id

“Saya punya memori di usaha ini, kenangan dengan istri saya. Bagaimana pun juga harus saya lanjutkan. Borneo Blink ini akan terus saya jalankan dan harus tetap ada,” ungkap Deni, pada Rabu (29/9/2021).

Deni menceritakan berawal dari coba-coba, membuat berbagai aksesoris yang dipesan oleh para kerabat dan sejumlah pegawai di instansi pemerintahan. Borneo Blink yang dulunya bernamakan Estidenz Collection ini sekarang telah terkenal namanya dan mampu menghasilkan beragam jenis kerajinan.

Sejumlah pameran yang terselenggara baik di daerah maupun di luar negeri seperti Malaysia, Saba’ dan Aljazair pun pernah diikutinya. Pasang surut tentu ada, namun tak menghentikan hasrat semangat Deni untuk mengembangkan bisnis kerajinan yang saat ini berada dibawah binaan PT. Pertamina.

“Perlahan kondisi semakin memungkinkan untuk kami memulai lagi promosi secara offline, walaupun dalam jumlah terbatas. Kami siap dengan produk-produk yang ada. Semoga dengan adanya Gernas BBI di Kaltim ini mampu meningkatkan daya beli yang selama ini terdampak karena pandemi dan memulihkan kembali pendapatan kami,” ungkap Deni.

Keikutsertaan Borneo Blink dalam menampilkan dan mempromosikan semua produknya pada kegiatan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) 12 Oktober 2021 mendatang di Provinsi Kalimantan Timur nanti, turut menumbuhkan segudang harapan.

Diketahui bahwa Gernas BBI Kaltim 2021 ini juga akan menjadi momentum pertumbuhan dan pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), sebanyak 150 UKM ikut serta ambil bagian di dalamnya. Momen besar ini tentu sekaligus mendorong motivasi baru bagi pelaku usaha di Kaltim untuk semakin maju dan kreatif. Terutama usaha yang telah dikelola oleh BUMDes di Benua Etam.

Komentar

Loading...