Peristiwa

Jalan Pangkalan Bun-Kotawaringin Lama Rusak Tiap Tahun, Diduga Akibat Truk Overload

KOTAWARINGIN BARAT, TimeBorneo.com – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kalteng Shalahuddin beberkan bahwa ruas jalan Pangkalan Bun-Kotawaringin Lama di Kabupaten Kotawaringin Barat, selaku rusak setiap tahun, seperti diberitakan dalam Kaltengtoday.com [jaringan TimeBorneo.com].

“Jalan ini selalu rusak selain karena banjir juga akibat truk angkutan kelapa sawit dan lainnya yang bebannya 10-12 ton, sementara beban jalan hanya 8 ton. Pemerintah Provinsi Kalteng setidaknya harus menyediakan dana Rp. 75-100 miliar setiap tahunnya hanya untuk melakukan perbaikan jalan ini,” kata Shalahuddin pada Senin (4/10/2021).

Berdasarkan temuan dilapangan, tim menemukan truk yang mengakut sawit ini kebanyakan suratnya tidak lengkap, seperti tak memiliki KIR, STNK mati atau lainnya. Untuk itu Plt. Kepala Dinas Perhubungan Kalteng Yulindra Dedy, mengaku pihaknya berencana akan melakukan pengecatan pada bak truk yang menandakan izinnya mati agar ada efek malunya.

“Berdasarkan hasil rapat Tim terpadu (Jumat,1/10/2021) diputuskan semua angkutan berat memakai truk seperti kelapa sawit dan lainnya dilarang melewati jalan Pangkalan Bun-Kotawaringin Lama yang tengah diperbaiki itu. Namun untuk angkutan sembako disarankan untuk menggunakan mobil kecil seperti pick up,” kata Dedy.

Diketahui bahwa penutupan ruas jalan Pangkalan Bun-Kotawaringin Lama selama masa perbaikan jalan sesuai Surat Edaran Gubernur Kalteng Nomor 551.2/189/DISHUB Tanggal 31 Agustus 2021. Penutupan jalan untuk angkutan hasil tambang, perkebunan dan kehutanan selama masa perbaikan jalan oleh Dinas PUPR Kalteng.

Komentar

Loading...