Kriminalitas

Mantan Kades Korupsi APBDes Dan Manipulasi Pajak, Masuki Tahap Sidang Di Pengadilan

ilustrasi

BARITO TIMUR, TimeBorneo.com – Kepala kejaksaan Negeri (Kajari) Tamiang Layang, Daniel Panannangan sebut bahwa kasus korupsi APBDes yang menyeret mantan Kepala Desa, sebentar lagi akan memasuki tahapan sidang di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi di Palangka Raya, seperti diberitakan dalam Kaltengtoday.com [jaringan TimeBorneo.com].

Diketahui bahwa kedua mantan kades yang terjerat masalah, yaitu YS, eks Kades Kalinapu, Kecamatan Paju Epat dan DM, yang pernah menjadi Pj Kades Kambitin, Kecamatan Patangkep Tutui, tidak hanya merasakan dinginnnya lantai ruang tahanan yang berpindah-pindah dari sel di kepolisian, kejaksaan hingga lapas, tapi rasa malu yang juga ditanggung segenap anggota keluarga mereka.

“Akibatnya Negara mengalami kerugian sebesar Rp 600 juta, tersangka DM bahkan melakukan manipulasi uang pajak. Ada uang pajak tahun 2019 yang tidak disetorkan ke kas desa, sebesar Rp 48 juta. Memang dalam proses penyidikan, dia mengembalikan Rp 55 juta ke rekening kas desa. Total kerugian negara akibat perbuatan DM adalah Rp 200 juta,” tutur Daniel Panannangan.

Menurut pihak Kejari, mereka terancam hukuman penjara minimal 4 tahun dan maksimal 20 tahun, serta denda minimal Rp 207 juta, maksimal Rp 1 miliar.

Sumber lain menyebutkan, aparat berwenang dari kepolisian dan kejaksaan masih terus memantau kemungkinan indikasi penyalahgunaan kewenangan penggunaan APBDes di desa-desa yang ada di Kabupaten Barito Timur. Bahkan ada yang saat ini tengah dimintai keterangan.

Kedua tersangka dikenai pasal 2 ayat (1) jo pasal 18 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Komentar

Loading...