Peristiwa

Legalitas Koridor Kehidupan Satwa Liar, Bupati Pulang Pisau Terbitkan SK No. 399 Tahun 2021

PULANG PISAU, TimeBorneo.com – Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pulang Pisau Wartoni melalui Kepala Bidang Tata Lingkungan, Restu mengungkapkan bahwa Bupati Pulang Pisau telah menerbitkan SK tentang Penetapan kawasan Ekosistem Esensial (Koridor Satwa Liar Bekantan di Kabupaten Pulang Pisau, seperti diberitakan dalam Kaltengtoday.com [jaringan TimeBorneo.com].

Adapun penerbitan SK Nomor 399 tahun 2021 tentang Penetapan kawasan Ekosistem Esensial (Koridor Satwa Liar Bekantan di Kabupaten Pulang Pisau, dalam rangka legalitas Koridor Hidupan Satwa Liar.

Diketahui bahwa untuk Koridor satwa Bekantan berada di 4 kecamatan, yakni Kahayan Hilir, Maliku, Pandih Batu dan Kahayan Kuala. Sementara untuk Koridor Satwa Orang Utan berada 4 desa di Kecamatan Kahayan Hilir, yakni Gohong, Kelawa, Mantaren dan Buntoi.

Semua kegiatan Koridor Satwa guna mendukung pelaksanaan program food estate. Karena, tujuan dari koridor hidupan satwa ini agar pembangunan tetap berjalan dan satwa juga dapat terlindungi dengan baik.

“Sebagai tindak lanjut, Insyaallah kalau tidak ada hambatan kedepan kita akan melaksanakan program pemberdayaan masyarakat, sebagai salah satu untuk mendukung pemulihan ekonomi Nasional atau PEN,” tutur Restu pada Rabu (6/10/2021).

Adapun sejak tahun 2020, Pemerintah Daerah Kabupaten Pulang Pisau melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat telah bekerjasama dengan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA).

Komentar

Loading...