Peristiwa

Yan Ratno, PPL Dinas Pertanian Barito Timur Inovasi Padi Jeliteng

BARITO TIMUR, TimeBorneo.com – PPL Dinas Pertanian Kabupaten Barito Timur Yan Ratno mengaku tengah melakukan uji coba lanjutan, pada beras Jeliteng yang merupakan hasil persilangan varietas unggul, seperti diberitakan dalam Kaltengtoday.com [jaringan TimeBorneo.com].

 

Memang Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) dituntut untuk mampu melakukan terobosan-terobosan yang mampu memotivasi para petani. Sebab dunia pertanian modern semakin berkembang, seiring dengan persaingan pasar yang juga semakin tinggi. Jika hanya mengandalkan metode dan produk klasik, tentu sulit untuk bisa menembus pasar yang lebih luas.

 

Hal inilah yang menjadi pemicu bagi Yan Ratno untuk berinovasi. Melalui media sosial, lelaki yang kerap disapa “Ngko” ini kerap menunjukkan eksperimen maupun kegiatannya di sawah, dengan inovasi-inovasi pertanian.

 

Kreasi berbudidaya yang telah dirintis Yan Ratno, kerap juga dituangkan dalam tulisan-tulisannya di website intansi tempat ia bekerja. Tak salah jika Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Barito Timur yang dulu, Riza Rahmadi, memujinya sebagai PPL yang paling kreatif. Dan ini, seharusnya juga menjadi contoh bagi PPL lain untuk melakukan langkah (lebih) cerdas, sama seperti yang dilakukan Yan Ratno

 

“Di Musim Tanam April-September (MT Asep) 2021 ini, saya dan teman-teman sedang mengembangkan beras Jeliteng. Dan perlu diketahui, Jeliteng merupakan hasil persilangan Ketan Hitam dengan beras Pandan Wangi Cianjur. Varietas ini mempunyai rata-rata hasil GKG 6,18 ton per hektar dan berpotensi 9,87 ton per hektar dengan umur panen sekitar 113 hari setelah sebar (HSS). Saat ini, padi Jeliteng telah mulai ditanam di Desa Netampin, Kecamatan Dusun Tengah,” tutur Ngko, pada Sabtu (9/10/2021).

Komentar

Loading...