Peristiwa

Bawaslu Kaltim Sulit Dapatkan Informasi Kepemiluan, Sri Rezeki Marietha: Prosedur Sudah Diatur

SAMARINDA, TimeBorneo.com - Koordinator Divisi Hukum Bawaslu, Muhammad Ramli pimpin rapat evaluasi pelaksanaan Keterbukaan Informasi Publik pada Badan Publiknya bertempat di ruang Rapat Kantor Kantor Bawaslu Kaltim, seperti diberitakan dalam diskominfo.kaltimprov.go.id

Disampaikan bahwa kondisi pelayanan informasi Bawaslu Kaltim terkait informasi kepemiluan dan Daftar Pemilih Tetap (DPT) sangat sulit untuk dikuasai karena data berada di KPU dan dianggap informasi tertutup. Ramli mengaku dirinya berharap tahun ini ada perbaikan peningkatan predikat. Dimana yang sebelumnya kurang informatif, sehingga dapat memperbaiki.

Pada kesempatan tersebut Kasi Pelayanan Informasi Publik dan Penguatan Kapasitas Sumberdaya Komunikasi Publik Sri Rezeki Marietha menanggapi penyampaian Ramli dengan mengatakan bahwa untuk prosedur dan informasi kepemiluan sudah diatur melalui Peraturan Komisi Infomasi Pusat No 1 Tahun 2019.

Wanita yang akrab disapa Kiky itu memiliki pemahaman bahwa untuk urusan standar pengawasan teknis Bawaslu mungkin boleh ada larangan, namun terkait pelayanan informasi tidak boleh ada kekosongan prosedur teknis karena Undang-Undang dan turunannya juga berbeda, sehingga bisa saja dilakukan penyesuaian.

"Bawaslu mengumumkan dan menyediakan informasi kepemiluan sudah ada daftarnya, begitu juga KPU Kaltim juga diatur disana. Untuk DPT seharusnya tidak semua dikecualikan hanya data tentang informasi pribadi saja agar diblur atau diberi tinta hitam," tambah Kiky.

Komentar

Loading...