Peristiwa

Kembang biakkan Itik Mojosari Alabio, Kabupaten Kapuas Diharapkan Mampu Penuhi Kebutuhan Pasar

KAPUAS, TimeBorneo.com – Plt Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kapuas Yaya melalui Kabid Pertenakan Darius Bada sampaikan bahwa peternakan menjadi salah satu penunjang program ketahanan pangan nasional dengan program pemberdayaan ekonomi masyarakat, seperti diberitakan dalam Kaltengtoday.com [jaringan TimeBorneo.com].

Pengembangan kawasan food estate bukan saja dibidang Pertanian tetapi bidang peternakan sangat menjanjikan ternak itik Mojosari Alabio (MA), dengan hasil telur yang berkualitas. Dimana hasilnya sangat menjanjikan, dalam satu hari bisa menghasilkan telur hingga ratusan butir sebab itik perkawinan silang Majo Sari dan Alabio di usia 5 bulan sudah bisa menghasilkan telur dengan kualitas baik.

Bantuan pemerintah pusat melalui APBN tahun 2020 kepada kelompok tani ternak berupa 2.550 ekor Itik MA dengan rincian 2500 ekor itik betina dan 50 ekor itik jantan yang tersebar di lima kelompok peternak dengan bantuan satu kelompok 110 ekor itik dan pakan 6 ton per kandang.

“Karena permintaan pasar lokal dan luar Kapuas akan telur itik MA food estate meningkat maka perlu dilakukan upaya perluasan pengembangan kelompok ternak di kecamatan di daerah pasang surut. Kami mengusulkan perluasan pengembangan ternak itik MA di 10 kecamatan pasang surut," Darius Bada, pada Jumat (15/10/2021).

Darius mengakui kendala yang saat ini dialami kelompok peternak baik dari pakan dan bibit itik MA usia sudah hanya batas dua tahun untuk reproduksi sehingga produksi telur pun menurun maka itu, perlu bantuan untuk bibit itik MA yang muda lagi agar keberlangsungan kelompok peternak tetap berlanjut atau dilakukan pengembang bikan itik MA.

Komentar

Loading...