Peristiwa

Kelonggaran Peraturan Selama Pandemi, Pengusaha Solo Organ Harap Bisa Bangkit Lagi

BARITO TIMUR, TimeBorneo.com – Beberapa pengelola usaha hiburan solo organ, mengaku bersyukur sekarang pemerintah memperbolehkan menggelar hajatan, seperti diberitakan dalam Kaltengtoday.com [jaringan TimeBorneo.com].

Meski level PPKM sudah turun dan pemerintah sudah melonggarkan peraturan demi pemulihan ekonomi, namun tidak serta membuat semuanya utuh seperti sediakala. Para pengelola usaha hiburan Solo organ berharap usahanya bisa bangkit lagi setelah kelonggaran peraturan selama pandemi Covid-19.

Sebelum Pandemi Covid 19, para pelaku usaha hiburan panggung hajatan ini bisa meraup pendapatan kotor sekali order antara Rp 1 juta – Rp 2,5 juta. Belum dipotong untuk sewa mobil pick up (angkut sound system’) dan penyanyinya.

“Bersih ya Rp 400 ribu dalam kota, dapatlah. Tapi itu dulu ya? Saya bisa menggantungkan hidup dari situ. Sekarang menjual tanaman hias dan membuat kerajinan dari kayu. Kalaupun ada job solo organ, masih satu dua lah. Itupun belum tentu dalam satu minggu kayak dulu,” kata seorang pelaku usaha serupa di Ampah, Kecamatan Dusun Tengah, Dono, pasa Sabtu (16/10/2021).

Salah seorang pemain solo organ di Kecamatan Benua Lima, Sogi turut menyatakan bahwa apabila saat ini dirinya mendapatkan job tarifnya pasti ditawar lebih rendah karena hanya main sebentar. Apabila ada job biasanya hanya di kampung-kampung terpencil karena di tengah kota atau sedang jaraknya pasti dibatasi waktu mainnya.

Komentar

Loading...