Perbatasan

PLBN Entikong Ujicoba Aplikasi Peduli Lindungi

ENTIKONG, TimeBorneo.com - Pengelola pos lintas batas negara (PLBN) Entikong sejak satu pekan lalu mulai mensosialisasikan penggunaan aplikasi peduli lindungi di pintu kedatangan dan keberangkatan ke luar negeri.

“Aplikasi peduli lindungi merupakan salah satu sarana untuk melakukan screening Covid-19 bagi pelintas batas baik yang masuk maupun ke luar negeri melalui PLBN Entikong,” ungkap Adiminstrator PLBN Entikong,Viktorius Dunan, Sabtu (23/10/2021).

Dijelaskan Viktor aplikasi peduli lindungan menjadi salah satu sarana yang digunakan oleh pengelola PLBN Entikong ketika aktivitas keluar dan masuk sudah berjalan normal.

Saat ini border Tebedu (Malaysia) masih ditutup sejak maret 2020 lalu dampak pademi Covid-19. Kendati Border Tebedu tutup aktivitas di PLBN Entikong tetap berjalan seperti biasanya namun hanya pelayanan kepada WNI yang pulang dari Malaysia sedangkan keberangkatan ke luar negeri terhenti sampai saat ini.

“Aplikasi peduli lindungai yang dipasang di PLBN Entikong berupa scanbarcode yang bisa digunakan masyarakat dengan mudah melalui telepon pintar. Namun sampai saat ini masih banyak warga perbatasan yang belum sepenuhnya memahami kegunaan aplikasi peduli lindungi itu,” ujar Viktorius Dunan.

Disampaikan Viktorius Dunan, pengelola PLBN telah menyiapkan berbagai sarana penunjang untuk proteksi dini penyebaran Covid-19. Sarana tempat cuci tangan tersedia dipintu kedatangan dan keberangkatan begitu juga dengan handsanitizer sudah disediakan ditempat yang mudah dijangkau pelintas batas. Selain itu petugas yang berjaga juga dilengkapi dengan APD agar aman selama menjalankan tugas di Pos Lintas Batas Negara.

“Pemeriksaan tetap sesuai standar protokol kesehatan, dimana WNI yang tiba dari Malaysia wajib mencuci tangan, diperiksa kondisi kesehatanya dan menjalani Swab/PCR. Setelah itu menjalani karantina sebelum berangkat ke daerahnya masing-masing,” jelas Viktorius Dunan.

Dia mengingatka yang paling penting adalah disiplin didalam menjalan protokol kesehatan, dengan menggunakan masker, mencuci tangan, jaga jarak dan menghindari kerumunan. Jika itu dijalani dengan benar maka penyebaran Covid-19 bisa dikendalikan.

Sementara itu, Rangga salah satu warga perbatasan memgaku belum begitu memahani penggunaan aplikasi lindungi. Dia sudah mendapatkan Vaksin Covid-19 lengkap namun belum mengunduh aplikasi peduli lindungi yang digunakan sebagai persyaratan untuk perjalan domestik maupun keluar negeri.

“Belum paham menggunakan aplikasi tersebut, baru juga lihat ada dipintu kedatangan dan keberangkatan PLBN Entikong. Sudah dapat informasi  jika syarat keberangkatan harus scan barcode peduli lindungi. Nanti jika border buka baru saya mengunduh aplikasi tersebut,” pungkas Rangga.

Komentar

Loading...