Banjir

BPBD: Banjir di Kabupaten Sekadau Cenderung Bertahan

SEKADAU, TimeBorneo.com - Memasuki hari ke 21 Kepala BPBD Kabupaten Sekadau Matius Jhon mengungkapkan, kondisi banjir di Kabupaten Sekadau masih cenderung bertahan.

"Untuk kondisi banjir saat ini, masih bertahan yang sudah memasuki hari ke 21 atau sudah tiga Minggu artinya tidak naik ataupun turun. Namun, untuk titik yang terparah ada di tiga Kecamatan. Yaitu Sekadau Hilir, Belitang Hilir, dan Belitang," kata Matius Jhon, Jumat (12/11/2021).

Matius Jhon menjelaskan bahwa untuk wilayah yang terdampak ada di 6 Kecamatan, dan 28 Desa. Dengan ketinggian air bervariasi antara 50cm, sampai dengan 3 meter.

Selain itu, untuk jumlah yang terdampak ada 5.449 KK, atau 19.560 jiwa. Untuk jumlah pengungsi 931 KK atau 3.363 jiwa yang mengungsi.

Untuk pendistribusian bantuan, Ia menjelaskan bahwa hingga saat ini bantuan terus berdatangan dari berbagai pihak. Baik itu pemerintah, ormas, partai politik, maupun perorangan dan sudah disalurkan ke titik-titik terdampak.

"Namun, apabila ada para donatur yang akan menyalurkan bantuan, kita langsung arahkan kepada titik-titik yang terdampak. Jika memang ada dititipkan ke posko, kita kumpulkan dan segera kita salurkan kepada masyarakat yang terdampak parah. Dan sejauh ini, puji Tuhan sudah berjalan dengan baik," paparnya.

Lebih lanjut, mengenai adanya keluhan masyarakat terkait dengan minimnya bantuan seperti obat-obatan, pihaknya sudah bekerjasama dengan Dinas Kesehatan PP dan KB Sekadau untuk melakukan tindakan P3K.

"Sebab, Dinas Kesehatan juga termasuk satgas dalam penanggulangan bencana," cetusnya.

Terakhir, untuk kondisi cuaca Jhon menjelaskan berdasarkan data dari BMKG curah hujan hingga pertengahan bulan November masih tinggi.

"Curah hujan akan turun sekitar Minggu ketiga November, dan kembali akan meninggi pada awal bulan Desember," jelasnya.

Untuk itu, ia menghimbau kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap musibah banjir ini. Agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

"Saya minta agar kita tetap waspada terhadap musibah banjir ini. Dengan ketinggian air yang masih tinggi ini, harus tetap waspada, agar tidak terjadi hal-hal kita inginkan," pungkasnya.

Komentar

Loading...