Info Pasar

Harga Sembako di Kabupaten Sekadau Merangkak Naik Jelang Nataru

Sembako di Pasar Sekadau Mulai mengalami kenaikan menjelang Nataru

SEKADAU,TimeBorneo.com - Menjelang perayaan natal dan tahun baru 2022 yang harga sejumlah kebutuhan pokok di pasar Sekadau masih terus merangkak naik.

Kenaikan harga sembako tersebut terutama terjadi pada minyak goreng kemasan dan curah,beras,cabai,telur,sejumlah komoditas sayur hingga daging ayam.

Salah satu pedagang sembako di pasar tradisional Flamboyan Sekadau,Heribertus (48) mengatakan, kenaikan harga sembako disebabkan oleh kebutuhan konsumen yang semakin tinggi serta berkurangnya pasokan sembako terutama minyak goreng.

"Yang ada kenaikan itu minyak goreng, tepung,beras,gula pun udah mulai agak naiklah dikit," katanya Senin (20/12/2021) pagi.

Adapun harga minyak goreng curah saat ini mencapai Rp21.000/kg,minyak goreng kemasan Rp22.000 hingga Rp25.000/liter dengan harga kisaran sebelumnya Rp15.000 hingga Rp20.000/liter.

Selanjutnya harga beras tergantung merk mencapai Rp12.000 hingga Rp13.000/kg harga sebelumnya Rp11.000/kg,telur ayam Rp56.000/ikat harga sebelumnya Rp48.000/ikat.

"Untuk telur kita masih jual Rp2000/butir,lalu gula masih stabil Rp13.000 ribu/kg,bawang juga masih stabil yang bawang merah Rp30.000/kg yang bawang putih Rp28.000/kg," jelas pria yang sudah sembilan tahun berdagang tersebut.

Selain itu,Siti Supriati (51) seorang pedagang sayur kaki lima di pasar Hilir Sekadau mengatakan sejumah komoditas sayur saat ini mulai mengalami kenaikan terutama harga cabai.

"Yang naik cabai,jagung,gambas sama timun," tuturnya.

Adapun diketahui saat ini harga cabai telah mencapai Rp150.000/kg sedangakan sebelumnya Rp50.000 hingga Rp60.000/kg,jagung dan timun Rp10.000/kg sebelumnya Rp8.000/kg,gambas Rp15.000/kg sebelumnya Rp10.000/kg.

Kendati sejumlah komoditas sayur mengalami kenaikan,Siti mengaku harganya masih terkendali jika dibandingkan harga cabai yang jauh meroket hingga tiga kali lipat banyaknya.

"Udah sejak dua minggu mulai naik itu karena pasokannya dari petani kurang kan karena hujan sempat banjir juga,jadinya pembeli juga kurang sekarang," ujarnya.

Sementara itu pedagang ayam potong di pasar Hulu Sekadau,Selly Nuraini (46) mengatakan harga ayam selama beberapa hari juga sudah mulai mengalami kenaikan harga.

"Biasanya harganya Rp28.000 sampai Rp30.000/kg,sekarang Rp32.000 sampai Rp34.000/kg," katanya.
Dikatanya pula bahwa berkurangnya pasokan ayam menjadi faktor pemicu kenaikan harga tersebut.

Ia berharap agar harga sembako atau harga pangan dipasaran dapat normal sehingga bisa dijangkau oleh masyarakat."Semogalah juga sandang pangan masyarakatnya masih bisa terpenuhilah," pungkasnya.

Komentar

Loading...