Polri

Tindak Pidana Tahun 2021 Turun 8 Persen, Kapolda Kalteng: Kaum Milenial Lebih Berhati-hati

PALANGKA RAYA, TimeBorneo.com – Kapolda Kalteng, Irjen Pol Nanang Avianto gelar press release akhir tahun, di Lobi Mapolda Kalteng, pada Jum’at (31/12/2021) seperti diberitakan dalam Kaltengtoday.com [jaringan TimeBorneo.com].

Dijelaskan bahwa tindak pidana yang terjadi di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) selama tahun 2021 mengalami penurunan 8 persen.
mengatakan, pada tahun 2021 tindak pidana yang terjadi di Kalteng sebanyak 2.529 kasus, mengalami penurunan dari tahun sebelumnya sebanyak 2.742 kasus.

Selain itu, penyelesaian kasus juga mengalami penurunan dari yang sebelumnya sebanyak 2.101 kasus menjadi 2.050 kasus, turun 50 kasus atau menurun dua persen. Untuk kejahatan konvensional menduduki jumlah kasus yang terbanyak namun untuk jumlah kasusnya mengalami penurunan, dari 1.955 kasus turun menjadi 1.739 kasus (-11%).

Adapun jumlah laka lantas yang terjadi di tahun 2021 mengalami penurunan sebanyak sembilan persen, dari 720 kasus di tahun 2020 menjadi 657 kasus di tahun 2021.
Sedangkan, untuk korban meninggal akibat laka lantas mengalami penurunan tujuh persen dari 285 orang di tahun 2020 menjadi 265 orang pada tahun 2021 dan untuk korban luka berat mengalami penurunan enam persen dari 85 orang di tahun 2020 menjadi 80 orang pada tahun 2021.

Sementara untuk kasus narkotika selama tahun 2021, berhasil mengungkap 639 perkara, dengan rincian 633 kasus narkotika dan enam kasus obat berbahaya. Namun bila dibandingkan pada tahun 2020 sebanyak 628 perkara, sehingga tahun 2021 mengalami kenaikan kasus sebanyak 11 kasus atau 1,7 persen.

“Penyebaran paham radikal menyasar pada kaum milenial dengan doktrin yang menyesatkan serta untuk lebih berhati-hati dan mencermati berita -berita di media sosial bila mendapati konten yang berbau radikal dan intoleransi segera melaporkan,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut Kapolda juga turut menyampaikan bahwa saat ini, capaian vaksinasi di Kalteng untuk tahap I sudah mencapai 78,24 persen dan untuk tahap II 47,35 persen.

Komentar

Loading...