Polri

Tindak Kriminalitas Di Palangka Raya Meningkat, Kapolresta: Keterlibatan Masyarakat Memberi Laporan

PALANGKA RAYA, TimeBorneo.com – Kapolresta Palangka Raya, Kombes Pol Sandi Alfadien Mustofa menggelar press release akhir tahun, di Mapolresta Palangka Raya, pada Jum’at (31/12/2021) seperti diberitakan dalam Kaltengtoday.com [jaringan TimeBorneo.com].

Disampaikannya bahwa jika dibandingkan pada tahun 2020, tindak kriminalitas yang terjadi hanya sebanyak 501 perkara. Tingkat kriminalitas yang terjadi di Kota Palangka Raya selama tahun 2021 mengalami peningkatan sebanyak 21,56 persen atau meningkat sebanyak 108 perkara.

Dari 609 perkara yang masuk ke Polresta Palangka Raya, 411 perkara diantaranya telah selesai ditangani hingga ke tahap pengadilan. Beberapa kasus diantaranya merupakan kasus yang terjadi di tahun 2020. Jadi di tahun lalu, masih ada beberapa perkara yang memang menjadi tunggakan untuk pihaknya.

Selain itu, selama tahun 2021 Polresta Palangka Raya juga telah berhasil mengungkap sejumlah kasus besar. Salah satunya yakni dengan meringkus komplotan curat antar provinsi, pada Minggu (19/12/2021) lalu.

Kemudian, menangani sebanyak tujuh kasus pemalsuan dokumen PCR, dengan jumlah tersangka sebanyak sembilan orang dan berhasil meringkus salah seorang budak sabu dengan barang bukti sebanyak 10 paket sabu seberat 34,56 gram, di Jalan PM. Noor, pada Sabtu (22/5/2021) lalu.

Selain itu, tindak kriminalitas yang kerap terjadi di Kota Palangka Raya selama tahun 2021, yakni pencurian biasa sebanyak 90 kasus, pencurian dengan pemberatan (Curat) sebanyak 78 kasus. Kemudian, penyalahgunaan narkoba sebanyak 66 kasus, penggelapan sebanyak 58 kasus dan pencurian sepeda motor (curanmor) sebanyak 57 kasus.

“Semua ini tidak lepas dari keterlibatan masyarakat dalam memberikan laporan terkait tindak kriminalitas yang ada di sekitar lingkungannya. Tentu kami sangat berterima kasih, hal tersebut untuk mewujudkan Kota Palangka Raya yang kondusif dan aman,” tambahnya.

Komentar

Loading...