Peristiwa

Koordinator MAKI Sebut Penundaan Persidangan Atas Keputusan Bersama

BANJARMASIN, TimeBorneo.com – Koordinator MAKI (Masyarakat Anti Korupsi Indonesia) Boyamin Saiman hadiri sidang perdana praperadilan Polda Kalsel terkait pemasangan police line (garis polisi) di jalan hauling KM 101 Desa Tatakan, Kecamatan Tapin Selatan, Kabupaten Tapin ke sejumlah awak media di Kejaksaan Negeri Banjarmasin pada Senin (3/1/2022) seperti diberitakan dalam Habarkalimantan.com [jaringan TimeBorneo.com].

Menurut Boyamin Saiman Hukum itu harus memiliki kemanfaatan selain keadilan. Mengingat prinsip restorative justice yang bisa dikedepankan oleh aparat penegak hukum. Boyamin mengaku jika ingin membantu menyelesaikan kasus ini lantaran ada ribuan pekerja yang bergantung dari jalur pengiriman batubara di Underpass Km 101 Tapin.

“Kita menghormati keputusan Hakim untuk menunda sidang pada 17 Januari 2022 mendatang, penundaan tersebut atas kesepakatan bersama, memang ada beberapa hal yang belum terpenuhi. Satu sisi penundaan ini menjadi nilai tambah bagi kami untuk lebih mematangkan persiapan menjelang persidangan nantinya,” tambahnya.

Boyamin menambahkan alangkah bijaksananya jika stakeholder terkait khususnya Polda Kalsel agar memiliki solusi tanpa harus menunggu keputusan praperadilan. Menurutnya, prapradilan ini bukan pokok perkara jadi pihaknya meminta kebijakan dari seluruh stakeholder khususnya Polda Kalsel untuk mencari solusi.

Komentar

Loading...