Peristiwa

Lomba Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat, Hanifah Dwi Nirwana: Kesadaran Kelestarian Lingkungan

BANJARMASIN, TimeBorneo.com - Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kalimantan Selatan, Hanifah Dwi Nirwana berikan penghargaan kepada pemenang lomba pengelolaan sampah berbasis masyarakat tahun 2021, pada Senin (3/1/2022) seperti diberitakan dalam Habarkalimantan.com [jaringan TimeBorneo.com].

Diketahui bahwa kegiatan tersebut diikuti oleh empat kabupaten/kota yaitu Banjarmasin, Banjarbaru serta Kabupaten Banjar dan Tanah Laut. Penilaian dilakukan oleh tim yang terdiri dari DLH Kalsel, komunitas Gerakan Ramah Lingkungan Zero Waste Kalsel, dan Bank Sampah Induk.

Adapun indikator penilaian di antaranya terkait keberadaan bangunan bank sampah, jumlah nasabah, SOP dan pengelolaan kapasitas sampah masuk dari nasabah, lingkungan sekitar bank sampah, hingga cashflow bank sampah.

Bank Sampah MIKA (Madrasah Ibtidaiyah Kenanga) Banjarmasin berhasil menjadi yang terbaik, tidak terlepas dari keberhasilan mereka mengelola bank sampah dalam waktu singkat. Sebelumnya, Bank Sampah MIKA pernah meraih juara I pengumpul sampah daur ulang terbanyak hingga 400 Kg, yang dilombakan PT Pegadaian dan Bank Sampah Induk Banjarmasin pada Juli lalu.

Selain itu, Bank Sampah MIKA juga telah memiliki SOP, dan kerja sama dengan Pegadaian dan Bank BNI untuk pengelolaan sampah, dan ditujuk sebagai Agen BNI 46 yang mempunyai program Ayo Menabung dengan Sampah. Setiap setoran sampah dari nasabah yang telah ditimbang dan disepakati harga konversinya akan ditransaksikan langsung ke Bank BNI.

“Sembilan bank sampah yang dinilai di empat kabupaten/kota tersebut antara lain Banjarmasin empat bank sampah, Banjarbaru dua bank sampah, Kabupaten Banjar satu bank sampah, dan Kabupaten Tanah Laut dua bank sampah. Pengaruh yang dirasakan oleh masyarakat yaitu meningkatnya kesadaran terhadap kelestarian lingkungan, juga secara ekonomi dan kapabilitas nasabah dan anggota bank sampah juga meningkat,” tambahnya.

Komentar

Loading...