Peristiwa

BI Kaltim Sampaikan Tingkat Inflasi Terkendali

Perwakilan BI Kaltim Tutuk S.H. Cahyono

SAMARINDA, TimeBorneo.com - Perwakilan BI Kaltim Tutuk S.H. Cahyono dalam keterangan resminya, pada Rabu (5/1/2022) sampaikan bahwa pada Desember 2021, KalimantanTimur mengalami inflasi yang rendah dan terkendali di bawah rentang target inflasi nasional, seperti diberitakan dalam diskominfo.kaltimprov.go.id

Inflasi Kaltim untuk keseluruhan tahun 2021 tercatat sebesar 2,15 (yoy), lebih tinggi dibandingkan tahun 2020. Namun demikian, pencapaian inflasi Kaltim 2021 masih berada dalam rentang target inflasi nasional sebesar 3,00 kurang lebih 1 Berdasarkan kelompok pengeluarannya.

Inflasi Desember2021 utamanya bersumber dari kenaikan harga pada kelompok makanan, minuman dan tembakau setelah pada bulan sebelumnya mengalami deflasi. Momen Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal dan Tahun Baru mendorong peningkatan permintaan masyarakat terhadap kelompok makanan, minuman dan tembakau.

Adapun komoditas utama penyumbang inflasi dari kelompok tersebut adalah tarif angkutan udara dengan tingkat inflasi sebesar 9,85 persen (mtm) serta andil inflasi sebesar 0,15 persen (mtm).Peningkatan inflasi pada kelompok transportasi disebabkan oleh berlanjutnya peningkatan mobilitas masyarakat di bulan Desember 2021 seiring dengan kasus COVID-19 yang terus melandai di Indonesia maupun Kaltim.

“Cabai rawit merupakan komoditas utama penyumbang inflasi Kaltim bulan ini dengan andil 0,26 persen (mtm) terhadap pembentukan inflasi Kaltim. Inflasi pada kelompok tersebut disebabkan oleh peningkatan aktivitas dan permintaan masyarakat terhadap komoditas bahan pangan strategis pada momen libur HBKN Nataru ditengah musim panen yang telah berlaku di daerah sentra produksi,” tambahnya.

Komentar

Loading...