Peristiwa

Pekerja Bandsaw Menghilang, Warga Duga Diterkam Buaya

ilustrasi

PULANG PISAU, TimeBorneo.com – Camat Sebangau Kuala, Sugianto membenarkan peristiwa menghilangnya seorang pekerja kilang kayu (bandsaw) di Desa Paduran, Kecamatan Sebangau Kuala, Kabupaten Pulang Pisau diduga diterkam buaya Buaya di perairan Sebangau Kuala, Kabupaten Pulang Pisau, Kalteng seperti diberitakan dalam Kaltengtoday.com [jaringan TimeBorneo.com].

Peristiwa menghilangnya seorang pria yang belum diketahui identitasnya itu terjadi pada Kamis (13/1/2022) sekitar pukul 15.30 WIB. Upaya pencarian korban terus dilakukan. Namun hingga saat ini belum ada kabar, karena di lokasi pencarian korban tidak ada sinyal atau blind spot.

Seperti diketahui, peristiwa seorang dimangsa buaya di Muara Sampang Sebangau Kuala bukan kali pertama. Kejadian buaya memangsa manusia ini merupakan kali kedua sejak 2021 lalu. Saat itu pada Kamis (11/2/2021) seorang warga Desa Paduran Kecamatan Sebangau Kuala tewas dimangsa buaya di Kerukan Sampang menuju DAS Sebangau.

“Betul ada seorang pekerja bandsaw di mangsa buaya. Korban bukan warga dari desa kami. Korban merupakan pekerja bandsaw di muara Sampang. Kita berharap upaya pencairan korban segera membuahkan hasil. Dan saya menghimbau masyarakat yang beraktivitas di bantaran sungai agar berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan,” tutur Sugianto pada Jumat (14/1/2022).

Dijelaskan Tirto salah satu warga Sebangau Kuala, bahwa lokasi kejadian ini satu kawasan dengan kejadian tahun lalu. Peristiwa tersebut saat pria itu dimangsa buaya ketika mencari daun nipah. Potongan tubuh korban ditemukan di sekitar lokasi kejadian dan tidak jauh dengan lokasi sekarang.

Komentar

Loading...